Orang Terkaya di Indonesia

Meskipun kita tahu Indonesia adalah termasuk negara kaya sumber daya alam namun miskin, ternyata pernyataan tersebut tidak membuat beberapa orang menjadi benar-benar miskin. Ada beberapa keluarga dan orang kaya yang ada di Indonesia. Sebagian besar mereka memang kaya karena dibesarkan dari keluarga yang kaya. Ada lagi dari mereka yang memang merangkak dari bawah, awalnya berasal dari keluarga miskin namun terus berusaha dan bekerja hingga menjadi orang kaya. Nah, di artikel ini saya akan membagikan beberapa daftar orang terkaya di Indonesia. Jika kamu termasuk kaya, maka tidak salahnya jika kamu tahu seberapa banyak sih kekayaan mereka hingga disebut sebagai jajaran orang terkaya di Indonesia. Berikut ulasannya.

Orang paling kaya nomor satu di Indonesia adalah R. Budi Hartono. Dari mana kekayaannya berasal? Tentu kamu akan kaget jika tahu ternyata sumber kekayaan utama R. Budi Hartono ini adalah dari usaha rokok. Ya bisa kamu bayangkan sih sebenarnya seberapa banyak orang di Indonesia yang merokok. Dan bisa kamu bayangkan berapa rupiah uang yang dikeluarkan tiap harinya hanya untuk rokok. Dia juga memiliki saham di BCA. Total kekayaan R. Budi Hartono hingga saat ini kira-kira 105,3 triliun rupiah dan itu akan terus bertambah setiap saat.

Orang terkaya nomor dua di Indonesia adalah Michael Hartono. Masih sama dari keluarga Hartono. Michael Hartono adalah kakak dari R. Budi Hartono. Sumber utama kekayaannya sama dengan adiknya, yaitu dari usaha rokok. Total kekayaannya hingga saat ini kira-kira 102,7 triliun rupiah.

Orang terkaya nomor tiga diduduki oleh Chairul Tanjung. Berbeda dengan keduanya yang didominasi oleh pengusaha rokok, Chairul Tanjung ini sumber kekayaannya berasal dari usaha di berbagai bidang seperti media, perbankan, hiburan, kuliner, perkebunan, dan gaya hidup. Dia juga membawahi salah satu perusahaan televisi swasta yaitu Trans Corp. Total kekayaan milik Chairul Tanjung berkisar antara 63,7 triliun rupiah.

Orang terkaya selanjutnya adalah Sri Prakash Lohia. Bisnis yang digeluti oleh dia adalah bisnis poliester. Total kekayaan milik Sri Prakash Lohia ini kira-kira sebesar 54,6 triliun. Setelah Sri Prakas Lohia ada Bachtiar Karim. Kekayaan Bachtiar Karim ini kira-kira sebesar 41,6 triliun.

Itulah kelima jajaran orang terkaya di Indonesia. Selain kelima orang terkaya Indonesia tersebut masih ada beberapa nama orang terkaya lainnya seperti: Mochtar Riady, Tahrir, Murdaya Poo, Peter Sondakh, dan Eddy Kusnadi Sariatmadja.

Advertisements

Medical Fund Benefit; Asuransi kesehatan Commonwealth Life

Hidup sehat tentunya menjadi harapan tersendiri bagi setiap orang. Untuk itu, menjaga kesehatan bukanlah suatu hal yang sepele. Menjaga kesehatan akan menjadi begitu penting, jika sudah mengalami atau menderita suatu penyakit. Meskipun demikian, Anda tentu tidak ingin diri Anda sendiri atau keluarga Anda merasakan sakit tanpa adanya sebuah jaminan akan pengobatan yang akan diberikan, bukan?

8067287-insurance-word-on-business-folder-showing-risk-management-concept-stock-photo

Meskipun pastinya tidak ada orang yang percaya dan berharap untuk sakit, mempersiapkan asuransi kesehatan agaknya menjadi sesuatu yang penting untuk dilakukan. Dengan asuransi kesehatan yang kita miliki, kita akan merasa lebih terlindungi dan terjamin kesehatannya di masa depan. Untuk itu, mempersiapkan asuransi kesehatan bagi keluarga merupakan hal penting untuk kita lakukan.

Commonwealth Life merupakan salah satu perusahaan yang menawarkan asuransi kesehatan untuk Anda. Dengan program Medical Fund Benefit yang mereka tawarkan, mereka memberikan beberapa tawaran kemudahan bagi Anda untuk memberikan jaminan kesehatan kepada Anda. Dengan asuransi ini, Anda bisa mendapatkan kemudahan-kemudahan jika suatu saat Anda atau keluarga Anda harus merasakan pengobatan di rumah sakit.

Dengan asuransi ini, Anda pun bisa merasakan keringanan biaya kesehatan bagi Anda dan keluarga Anda. Termasuk kedalam biaya operasi, obat serta segala perawatan, asuransi kesehatan Commonwealth Life akan memberikan kemudahan untuk Anda dan meringankan usaha Anda dan keluarga Anda untuk kembali sehat.

Alasan Mengapa Pekerja Shift Malam Wajib Punya Asuransi Kesehatan

insurance

Asuransi kesehatan memang sebaiknya dimiliki semua pekerja, baik pekerja kantor, pekerja konstruksi, dll. Namun, ada satu profesi pekerjaan yang wajib memiliki asuransi kesehatan ini. Pekerja shift malam (seperti penjaga keamanan, karyawan minimarket yang buka 24 jam, pekerja pabrik, dll.) harus memiliki asuransi kesehatan. Mengapa?

Rutinitas bekerja pada malam hari dapat memberikan dampak buruk bagi kesehatan. Oleh karena itu, pekerja shift malam sangat rentan terkena ancaman risiko kesehatan, di antaranya:

  • Waktu tidur jadi kacau

Hal ini disebabkan karena waktu tidur yang kurang dan jam tidur yang berubah-ubah. Akibatnya, kebanyakan dari mereka mengalami gangguan pada saat tidur dan sangat rentan terkena insomnia.

  • Terserang risiko kanker lebih tinggi

Hasil penelitian yang dilakukan oleh US Nurses Health Study asuransi kesehatan menunjukkan, perempuan yang bekerja pada malam hari dalam jangka waktu bertahun-tahun berisiko terkena kanker payudara, usus besar, dan endormetium.

  • Rentan mengalami kecelakaan kerja

Akibat waktu tidur yang kacau dan mengantuk, hal ini membuat pekerja menjadi tidak konsentrasi saat bekerja. Beberapa kesalahan mereka lakukan tanpa disadari, yang akhirnya dapat menyebabkan kecelakaan kerja.

  • Terkena obesitas

Para pekerja shift malam biasanya merasakan ada dorongan tersendiri untuk terus melahap makanan atau cemilan selama bekerja. Selera makan pun jadi meningkat dan mengakibatkan kenaikan berat badan hingga akhirnya mengalami obesitas. Efek jangka panjangnya, Anda bisa saja berpotensi terkena serangan jantung, diabetes, atau kanker.

Dampak kesehatan yang buruk membuat para pekerja shift malam wajib memiliki asuransi kesehatan. Pastikan produk asuransi yang Anda pilih bisa menanggung risiko dari gangguan-gangguan di atas.  Agar asuransi kesehatan Anda lebih maksimal, Anda juga bisa menggabungkan asuransi kesehatan swasta dengan BPJS Kesehatan yang Anda miliki.