Tangan Robot Iron Man Sebagai Karya Kinetic Art

Apakah anda mengikuti sebuah berita yang akhir-akhir ini ramai dibicarakan orang, tangan robot seorang warga Bali, yang merupakan presentasi dari seni kinetic art. Wayan Sitawan dijuluki Iron Man dari Bali lantaran kenakan tangan robot yang dibuatnya sendiri. Pria yang akrab disapa Tawan itu mengakui dapat menggerakan lengannya yang lumpuh lantaran stroke karena pertolongan tangan robot.

0828374tawan-1780x390

Pernyataan Tawan itu sontak bikin beberapa orang bertanya-tanya bagaimana caranya kerja tangan robot kinetic art yang cuma terbuat dari barang sisa itu. Ada yang menyebutkan mengagumi akan, ada juga yang menuding Tawan berbohong. Lalu, mungkinkah tehnologi yang dipakai Tawan dapat menggerakan lengan yang lumpuh?

Seseorang pakar saraf serta pakar saraf intervensi, Dr. Fritz Sumantri Usman Sr, SpS, FINS mengungkap, dengan cara teori, Tawan mungkin saja saja dapat menghidupkan gelombang Mu di otaknya. Mu adalah gelombang yang terkait dengan kesibukan motorik atau gerak.

“Bila gelombang Mu itu dihimpun, diperbesar, gelombang itu dapat dipakai sebagai pusat tenaga kinetic art. Sesudah di proses sirkuit elektronik spesifik, alat itu menstimulus otot-otot di lengan agar dapat bergerak, ” jelas Fritz.

Walau demikian, menurut Fritz, seorang butuh banyak berlatih untuk dapat aktifkan gelombang Mu. Gelombang Mu umumnya nampak waktu seorang santai. Dengan memakai elektroda di kepala serta Electricencephalography (EEG), gelombang di otak itu dapat tampak. EEG adalah alat untuk merekam kesibukan listrik di otak.

Lihat alat yang dipakai Tawan, tangan robotnya itu juga tersambung dengan rangkaian elektrik kinetic art yang melingkar di kepalanya. Dengan kemampuan fikiran, Tawan mengakui bisa menggerakkan tangannya itu dengan alat bikinannya.

Tetapi, dengan cara logika, untuk menangkap semakin banyak gelombang Mu, Tawan baiknya juga menempatkan elektroda itu di puncak kepalanya. Sebab, menurut Fritz, gelombang Mu paling terdapat banyak di puncak kepala serta di seputar telinga.

“Mungkin saja dia (Tawan) telah terlatih dapat aktifkan gelombang Mu. Maka dari itu dia katakan itu alat hanya dapat digunakan dia sendri. Dengan cara logika memanglah gelombang kinetic art Mu tak dapat muncul saat itu juga pada kebanyakan orang, ” lanjut Fritz.

Fritz menyampaikan, berdasar pada beberapa jurnal kedokteran, memanglah cuma gelombang Mu di otak yang dapat dirubah jadi kinetik atau gerak. Gelombang Alfa, Beta, Teta, serta Delta tak dapat dirubah jadi gelombang kinetik.

Diluar itu, banyak juga yang mempertanyakan gerakan tangan Tawan, dari mulai pangkal bahu sampai jari-jarinya. Tentang hal semacam itu, menurut Fritz mungkin saja saja Tawan sesungguhnya tak lumpuh keseluruhan di semua lengannya hingga sisi jarinya juga tetaplah dapat digerakkan.

Bekerja atau tidaknya tangan robot kinetic art yang di ciptakan Tawan, pasti butuh riset selanjutnya. Tetapi, kreatifitas Tawan dalam menangani keterbatasannya butuh diapresiasi. Fritz mengungkap, didunia juga telah dikerjakan riset sama. Diluar negeri, telah diperkembang therapy robotik untuk menolong pemulihan pasien stroke.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s